0.00
Informasi Kontak
Jalan Sadar I 69 , Kecamatan Cipayung, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13810, Indonesia
Informasi Detail

Salah satu penggali sumur, Asmawi menceritakan saat dirinya melihat jenazah tujuh Pahlawan Revolusi yang dibuang di Lubang Buaya oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). saat G30S/PKI.
Sumur Lubang Buaya
Lubang Buaya adalah sebuah tempat di kawasan Pondok Gede, Jakarta yang menjadi tempat pembuangan para korban Gerakan 30 September pada 30 September 1965. Secara spesifik, sumur Lubang Buaya terletak di Kelurahan Lubang Buaya di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Lubang Buaya pada terjadinya G30S saat itu merupakan pusat pelatihan milik Partai Komunis Indonesia. Saat ini di tempat tersebut berdiri Lapangan Peringatan Lubang Buaya yang berisi Monumen Pancasila, sebuah museum diorama, sumur tempat para korban dibuang, serta sebuah ruangan berisi relik.

Nama Lubang Buaya sendiri berasal dari sebuah legenda yang menyatakan bahwa ada buaya-buaya putih di sungai yang terletak di dekat kawasan Pondok Gede. Selain itu juga terdapat rumah yang di dalamnya ketujuh pahlawan revolusi yang disiksa dan dibunuh. Dan juga terdapat mobil yang digunakan untuk mengangkut orang-orang.

Asmawi melanjutkan, prosesi pengangkatan jenazah itu dimulai dari jam 09.00 pagi hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Untuk turun ke dalam sumur sedalam 11-12 meter pun itu para tentara harus memakai tangga.

“(Jenazah) Diangkat dari sumur langsung masuk ke mobil. Disini masih tetap kotor dan langsung dibawa,” ucap Asmawi.

“Jenazah yang diangkat ada yang masih menggunakan piyama dan seragam loreng, tapi saya nggak tau itu siap,” imbuhnya.

Selain itu, Asmawi mengaku ia melihat ada mantan Presiden RI Soeharto yang turut hadir saat mengangkat jenazah tujuh pahlawan revolusi dari Lubang Buaya. “Soeharto ada, dia duduk di depan sumur pakai seragam lengkap,” tandasnya.

Diketahui pada 1 Oktober, Indonesia pernah diguncang peristiwa penculikan 6 orang perwira tinggi dan 1 orang perwira pertama Angkatan Darat. Peristiwa kelam itu dengan Gerakan 30 September (G30S/PKI).

Adapun mereka tujuh pahlawan revolusi yang menjadi korban yakni, Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani; Mayor Jenderal Raden Soeprapto; Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono; Mayor Jenderal Siswondo Parman; Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan; Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo; serta Lettu Pierre Andreas Tendean.

 

Mereka disiksa, ditembak, kemudian mayatnya dibuang ke sumur tua di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Peristiwa pembunuhan para jenderal itu dikenang dengan Gerakan 30 September.

Namun beberapa hari kemudian mayat pahlawan revolusi ini pun ditemukan. Usai delapan warga sekitar yang membantu menggali sumur Lubang Buaya tempat para Jendral Korban PKI dibuang.

Layanan Yang Tersedia
Bisa Grup
Area Parkir
Toilet




museum lainnya

Museum Bahari Jakarta
Jalan Pasar Ikan 5 , Kecamatan Penjaringan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14440, Indonesia
Museum Nasional
5.01
Kecamatan Gambir, Daerah Khusus Ibukota Jakarta , Indonesia
Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah)
3.73
Jalan Kali Besar Timur 4 29 , Kecamatan Taman Sari, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110, Indonesia
Museum Sumpah Pemuda
Jalan Kramat Raya No.106 , Kecamatan Senen, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10420, Indonesia


Kategori lainnya