Asal dan perkembangan tradisi
Yospan adalah singkatan Yosim Pancar, yaitu perpaduan dua bentuk tari yang berkembang di Tanah Papua. Kementerian Pariwisata menjelaskan kedudukannya sebagai tari pergaulan dan persahabatan yang dilakukan bersama-sama oleh laki-laki dan perempuan. Perkembangannya mencerminkan pertemuan berbagai unsur seni dan interaksi sosial.
Gerak, iringan, dan unsur pertunjukan
Gerak tari dilakukan dengan ritme yang lincah dalam kelompok atau barisan. Iringan dapat memadukan tifa dengan gitar, juk, dan bas; susunan itu tidak selalu identik pada semua komunitas. Bahan dokumentasi perlu menyebut kelompok penari agar busana dan gerak tidak disamaratakan sebagai satu pakem seluruh Papua.
Makna serta cara menghargai tradisi
Tari Yospan dapat digunakan untuk mengangkat tema persahabatan dan keterlibatan banyak orang dalam seni pertunjukan. Bahan belajar harus menghindari penyederhanaan masyarakat Papua menjadi satu kelompok budaya; identifikasi tempat dan pelaku selalu membantu memperkaya cerita.

