Koreografi yang terus berkembang
Tari Merak menjadi contoh penting bagaimana seniman tari mengembangkan karya yang berakar pada estetika Sunda. Penelitian tentang busana menyebut adanya bentuk awal karya Tjetje Somantri dan penataan ulang yang kemudian dikenal luas.
Agar sejarahnya tepat, deskripsi pertunjukan perlu mengidentifikasi apakah karya mengikuti repertoar awal, versi Irawati Durban Ardjo, atau penataan baru oleh sanggar.
Gerak dan simbol burung merak
Pesona Tari Merak tampak pada permainan kain, hiasan menyerupai ekor, serta gerak yang mengacu pada perilaku merak. Inspirasi visual ini diolah menjadi bahasa panggung; bukan meniru gerak burung secara biologis tanpa kreasi.
Dalam dokumentasi, foto dari samping atau keseluruhan tubuh dapat memperlihatkan rancangan kostum dan hubungan kostum dengan gerak.
Dari pentas ke pembelajaran
Tarian ini sering hadir pada pembelajaran seni dan pertunjukan umum. Materi edukasi sebaiknya menyebut koreografer, versi iringan, tahun penataan, serta sumber kredit kostum ketika diketahui.
Langkah-langkah latihan spesifik tetap perlu didampingi pengampu yang memahami versi koreografi yang dipilih.

