Asal dan perkembangan tradisi
Tari Janger dikenal sebagai seni pergaulan yang menggabungkan tari dan nyanyian. Literatur seni Bali menjelaskan keberadaan kelompok penari perempuan yang disebut Janger dan penari laki-laki yang disebut Kecak. Pertunjukan ini tidak hanya memperlihatkan gerak, tetapi juga saling jawab dan keseimbangan antara dua kelompok.
Gerak, iringan, dan unsur pertunjukan
Ragam geraknya menggunakan prinsip tari Bali seperti agem, tandang, tangkis, dan tangkep. Namun susunan yang dipertunjukkan sebuah kelompok dapat menyesuaikan lingkungan sosial, usia penari, serta pengolahan artistik. Ketepatan lagu dan iringan sama pentingnya dengan busana penari.
Makna serta cara menghargai tradisi
Janger termasuk tradisi yang dapat beradaptasi tanpa kehilangan akar sosialnya. Untuk memperkenalkannya kepada pelajar, penting membedakan bagian nyanyian, gerak, dan makna pergaulan. Cari nama sekaa atau kelompok yang menjadi sumber rekaman sebelum menamai suatu adegan sebagai pakem umum Janger.

