Rumah Jew (Jeu)
Rumah pertemuan dan pendidikan adat bagi laki-laki dalam kehidupan masyarakat Asmat.
Mengenal Rumah Jew (Jeu)
Mengenal Rumah Jew (Jeu)
Masyarakat Asmat memiliki bangunan komunal yang dikenal sebagai Jew atau Jeu. Bangunan ini tidak sama dengan rumah keluarga sehari-hari. Kedudukannya berkaitan dengan pertemuan laki-laki, penyampaian pengetahuan antargenerasi, dan upacara adat.
Arsitektur dan Bahan
Bentuknya berupa bangunan panggung yang memanjang. Dalam kajian budaya Asmat, ruang di dalam Jew terkait dengan kelompok kekerabatan serta tempat perapian. Susunan bangunan memperlihatkan hubungan antara arsitektur dan pengaturan kehidupan bersama.
Fungsi dan Nilai Budaya
Jew membantu masyarakat mempertahankan pengetahuan, aturan, dan hubungan sosial. Berbagai kegiatan berlangsung menurut ketentuan adat setempat, sehingga fungsi bangunan perlu dipahami dalam konteks budaya Asmat, bukan sebagai tempat wisata umum.
Pertanyaan untuk Dijelajahi
Apa bedanya sebuah rumah keluarga dan rumah komunal yang digunakan untuk musyawarah serta pendidikan adat?
Pertemuan, pendidikan adat, dan kegiatan seremonial
Arsitektur dan Fungsi
Ciri Arsitektur
Bangunan komunal memanjang, berlantai panggung dan memiliki pembagian ruang berdasarkan kelompok kerabat.
Material Bangunan
Kayu lokal dan bahan nabati untuk bagian bangunan
Fungsi & Nilai
Pertemuan, pendidikan adat, dan kegiatan seremonial
Galeri Rumah Jew (Jeu)
Rujukan dan Catatan Editorial
Materi perluasan 2026 diringkas ulang dari Totemisme pada Budaya Asmat (kajian kebudayaan): Baca sumber.
Konten ini adalah pengantar edukasi; detail bangunan, nama setempat dan praktik budaya dapat memiliki variasi menurut komunitas.
Wilayah budaya: Kabupaten Asmat
Nama lain: Jew, Jeu, rumah bujang Asmat
Jenis bangunan: Bangunan sosial / adat
Status kurasi: Perlu pemeriksaan kuratorial.

