Sejarah

Museum Bali

Kecamatan Denpasar Timur, Bali

Beli Tiket Kunjungan · Segera

Tentang museum

Museum Bali dibangun pada tahun 1910. Struktur fisiknya mengikuti struktur fisik bangunan keraton (puri) atau tempat pemujaan (kahyangan, pura, merajan) berdasarkan konsep Tri Mandala yaitu Nista Mandala : Jaba Pisan (bagian luar), Madya Mandala : Jaba Tengah (bagian luar sebelum memasuki bagian inti), dan Utama Mandala : Jeroan (bagian inti).

Fasilitas yang tersedia berupa gedung-gedung penyimpanan peninggalan sejarah dan etnografi sejak masa prasejarah sampai masa modern, tiga buah gedung yang dinamai Gedung Tabanan, Karangasem dan Buleleng, di bagian Utara adalah tempat penyimpanan barang-barang kesenian, barang etnografis, naskah-naskah kuno (prasasti), keramik, patung-patung porselin, alat-alat rumah tangga, alat-alat pertanian, senjata, alat-alat upacara, lukisan, wayang kulit dan lain sebagainya. 

Ketiga gedung penyimpanan barang-barang peninggalan masa lampau itu difungsikan untuk tempat pameran tetap. Gedung-gedung baru di bagian Selatan yang dibangun pada tahun 1969 merupakan pengembangan fasilitas guna memperlancar pelayanan bagi pengunjung.

PENGALAMAN DIGITAL

Jelajahi museum dari mana saja

Sedang disiapkan

Tur Virtual 360 sedang kami siapkan.

Sambil menunggu, kenali suasana Museum Bali melalui galeri foto dan rencanakan kunjungan langsung Anda.

Panorama 360 Cerita koleksi Jelajah ruang

Status ini menandakan preview 360 belum dipublikasikan. Foto di atas digunakan sebagai ilustrasi museum, bukan panorama interaktif.