Sulah Nyanda
Jawa • ENSIKLOPEDIA BUDAYA

Sulah Nyanda

Banten

Rumah tradisional masyarakat Badui memanfaatkan aneka material dari lingkungan sekitar. Struktur sederhana ini menggunakan batu sebagai alas, bambu untuk lantai dan dinding, serta kayu untuk tiang.

Ciri arsitekturBentuk sederhana menyatu dengan lingkungan
Bahan bangunanBatu, bambu, kayu, dan ijuk
Fungsi rumahHunian masyarakat adat

Mengenal Sulah Nyanda

Sulah Nyanda merupakan rumah tradisional masyarakat Badui yang diperkenalkan dalam bagian Banten. Bentuknya memperlihatkan penggunaan beragam material yang berasal dari lingkungan sekitar. Rumah ini menarik sebagai contoh bagaimana pilihan bahan bisa menjadi bagian utama dari identitas sebuah bangunan.

Bentuk Arsitektur dan Material

Menurut buku, pondasi rumah menggunakan batu, lantai dibuat dari bambu yang dibelah, dinding dari anyaman bambu, dan tiang dari balok kayu besar. Atapnya memakai bilah bambu dan ijuk. Dengan susunan tersebut, pengunjung dapat mengamati bahan berbeda pada pondasi, struktur, pembatas ruang, serta penutup bagian atas bangunan.

Fungsi dan Kehidupan Masyarakat

Sumber menekankan kedekatan rumah ini dengan bahan alam. Hal yang penting dalam pembelajaran adalah mengenali bahan yang disebutkan, bukan menganggap bahwa semua rumah masyarakat Badui selalu mempunyai bentuk yang persis sama. Variasi nyata di lapangan memerlukan dokumentasi dan persetujuan kuratorial tersendiri.

Ayo Amati

Bagian mana yang memakai batu, bambu, kayu, dan ijuk? Dapatkah kamu membedakan fungsi tiap bahan?

Peran dalam masyarakat

Hunian masyarakat adat