Rumah Panggung Bangka Belitung
Bangunan ini mempunyai teras cukup luas, banyak jendela, serta atap miring. Bahan tumbuhan dan kayu memberi karakter alamiah pada rumah.
Mengenal Rumah Panggung Bangka Belitung
Rumah Panggung Bangka Belitung memperlihatkan bentuk hunian yang diangkat dari permukaan tanah. Buku menggambarkan bangunan dengan atap yang tinggi dan miring, teras depan yang cukup luas, serta banyak bukaan atau jendela. Elemen-elemen ini menjadi petunjuk visual untuk mengenali bentuk rumahnya.
Bentuk Arsitektur dan Material
Bagian depan terdiri atas tangga menuju beranda sebelum masuk ke bangunan utama. Tiang dan lantai menggunakan kayu, dinding dapat memakai bambu atau kulit kayu, sedangkan penutup atap berasal dari rumbia dan ijuk. Sumber juga mencatat aturan agar material rumah dibiarkan menampilkan warna aslinya dan tidak dicat.
Fungsi dan Kehidupan Masyarakat
Melalui contoh ini kita dapat mendiskusikan perbedaan antara memperindah bangunan dengan cat dan menonjolkan warna alami bahan bangunan. Banyaknya jendela serta keberadaan beranda juga mengajak pengunjung mengamati cara ruang terbuka dan tertutup disusun dalam satu rumah.
Ayo Amati
Coba cari beranda dan jendela. Apa yang membedakan tampilan warna alami rumah ini dari rumah adat yang dicat cerah?
Rumah tinggal
Arsitektur dan Fungsi
Ciri Arsitektur
Beranda lebar dan banyak jendela
Material Bangunan
Kayu, bambu, kulit kayu, rumbia dan ijuk
Fungsi & Nilai
Rumah tinggal
Galeri Rumah Panggung Bangka Belitung
Rujukan dan Catatan Editorial
Materi awal diadaptasi menjadi ringkasan edukasi dari buku Rumah Adat Nusantara oleh Intania Poerwaningtias dan Nindya K. Suwarto, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (2017), halaman 14.
Buku menggunakan pembagian administrasi tahun 2017. Satu rumah dalam buku merupakan contoh, bukan perwakilan tunggal seluruh tradisi arsitektur di provinsi tersebut.

